Hawalah dalam Perspektif Fiqih Islam

0 32

Hawalah atau hiwalah adalah akad pengalihan utang dari satu pihak yang berutang kepada pihak lain yang wajib menanggung (membayarnya) atau نقل الدين من ذمة الى ذمة

Imam Syafi’i dalam syarah alyaqut annafis fi mazhab ibn idris membagi hiwalah ke dalam 2 (dua) bagian besar yaitu hiwalah muqoyyadah dan hiwalah muthlaqoh.
Hawalah bil ujrah hanya berlaku pada hawalah muthlaqah atas kesediaan dan komitmennya untuk membayar utangnya Muhil.

Gambar di atas adalah deskripsi hiwalah muqoyyadah, di mana Imam Syafi’i mensyaratkan mablagh yang sama antara dain-nya (Muhal bih-nya) Muhil kepada Muhtal/Muhal dan tagihannya (mutholabah-nya) Muhil kepada Muhal ‘alaih, wailla falaa atau fasid karena sine qua non.

Oleh: KH. Tubagus Manshur, SE, Ak, MAcc, BKP, CA, CPA.
(Ketua umum MES Mesir).

Leave A Reply

Your email address will not be published.