Forum Internasional Fikih Kontemporer Berhasil Digelar

0 716

Bank Indonesia (BI) bekerja sama dengan OJK (Otoritas Jasa Keuangan), MES (Masyarakat Ekonomi Syariah) Pusat & Mesir beserta DSN MUI berhasil mengadakan forum internasional dalam kajian fikih kontemporer, ekonomi dan keuangan Islam atau “International Conference on Contemporary Fiqh Issues in Islamic Ekonomics and Finance”. Forum ini merupakan bagian dari program Bank Indonesia yang dikenal dengan ISEF (Indonesia Sharia Economic Festifal). Acara ini diselenggarakan secara virtual pada Selasa, 27 Oktober 2020.

Hadir dalam acara ini sekitar 1000 peserta yang mengikuti acara via zoom dan live via youtube. Hal ini menunjukkan antusias yang sangat tinggi dari para peserta untuk mengikuti acara webinar tersebut.

Acara diawali sambutan oleh ketua MES Pusat Prof. Wimboh Santoso Ph.D yang merupakan Ketua OJK juga, kemudian dilanjutkan sambutan oleh Gubernur BI Dr. Perry Warjiyo, Selanjutnya keynote speaker oleh Wapres Prof. Dr. KH. Ma’ruf Amin sekaligus membuka acara tersebut. Hadir juga dalam acara ini Grand Mufti Mesir Prof. Dr. Syawqi ‘Allam sebagai tamu kehormatan yang memberikan sambutan juga sebelum para nara sumber menyampaikan presentasinya.

Para narasumber dalam acara ini adalah Prof. Dr. Muhammad Fayyad (mantan menteri keuangan Mesir), Dr. Musthafa Dasuki (Dosen American University), Dr. Amru al-Wardani (Mudir pelatihan fatwa Dar al-Ifta’ Mesir), Prof. Dr, Samir Qantaqji dari Syiria (editor majalan ekonomi Islam), Dr. Oni Sahroni (DSN MUI), dan Dr. Yulizar Sanrego (DSN MUI).

Adapun tema besar yang dibahas dalam forum internasional ini adalah tentang ”Fatwa Development on Productive Waqf Issues in Egypt and Indonesia”(seputar perkembangan fatwa yang berhubungan dengan wakaf produktif di Indonesia dan Mesir) dan ” The Imposition of Fee and Non-Profit Contract/Aqd Tabarru” (bolehnya mengambil fee/ujrah dalam akad-akad tabarru’).

Leave A Reply

Your email address will not be published.